INDEKS DESA MEMBANGUN TAHUN 2021

Indeks Desa Membangun 2021
Sugito, S.Sos, M.H, Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan Kemendes PDTT (Foto Ditjen PDP)

ArjunaNews. Jakarta – Indeks Desa Membangun Tahun 2021 telah ditetapkan Oleh Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan pada tanggal 15 Juli 2021.

Ketetapan tersebut berdasarkan Keputusan Dirjen PDP Nomor: 398.4.1 Tahun 2021 tentang Perubahan Keempat atas Keputusan Dirjen PPMD Nomor 30 Tahun 2016 Tentang Status Kemajuan dan Kemandirian Desa.

SK 398.4.1 Tahun 2021 Perubahan Keempat Status Kemajuan dan Kemandirian Desa https://idm.kemendesa.go.id/view/detil/4/peraturan-perundangan-undangan-dan-hasil-pengolahan-data-idm

Direktur Jenderal PDP Kemendes PDTT, Sugito mencatat jumlah desa dengan status Mandiri dan Maju terus meningkat meski dilanda pandemi Covid-19.

Hasil survey yang dilakukan secara internal tahun 2021, menjadi acuan dalam mengukur capaian kinerja selama satu tahun pada 74.957 Desa. Diantaranya, Status Mandiri 3.269 Desa, Maju 15.321 Desa, Berkembang 38.083 Desa, Tertinggal 12.635 Desa dan Sangat Tertinggal 5.649 Desa.

Indeks Desa Maju dan Mandiri Meningkat

Jika dibandingkan dengan hasil survey pada tahun 2020, maka dapat disimpulkan bahwa hasil Indeks Desa Membangun (IDM) Tahun 2021 jumlah Desa Mandiri mengalami peningkatan sebanyak 1.528 Desa.

Sementara itu, Desa Maju sebanyak 3.409 Desa. Sedangkan Jumlah Desa Berkembang mengalami Penurunan sebanyak 1.946 Desa dan Desa Tertinggal sebanyak 3.299 Desa. Penurunan jumlah Desa Tertinggal dan Berkembang ini disebabkan karena mengalami peningkatan status menjadi Desa Maju dan Desa Mandiri.

Peningkatan jumlah Status Desa Sangat Tertinggal dan Desa Tertinggal ke Desa Berkembang di Tahun 2021, sebanyak 8.779 Desa. Sedangkan peningkatan status Desa Berkembang dan Desa Maju ke Mandiri sebanyak 2.440 Desa.

Hal tersebut menunjukkan angka optimis bahwa target 10.000 Desa Berkembang dan 5000 Desa Mandiri pada RPJMN 2020 – 2024 dapat tercapai. Setidaknya sampai dengan Tahun 2024, dibutuhkan peningkatan 12,21 % menuju Desa Berkembang dan 51,2 % menuju Desa Mandiri .

IDM merupakan Indeks Komposit yang dibentuk berdasarkan tiga indeks, yaitu : Pertama, Indeks Ketahanan Sosial. Kedua, Indeks Ketahanan Ekonomi. Ketiga, Indek Ketahanan Ekologi / Lingkungan.

Indeks Desa Membangun memotret perkembangan kemandirian Desa berdasarkan implementasi Undang-Undang Desa dengan dukungan Dana Desa serta Pendamping Desa.

Pemutakhiran IDM 2021 juga berbasis Sustainable Development Goals Desa Pemutakhiran data berbasis SDGs Desa adalah pemutakhiran yang lebih detil.

Hasil pemutakhiran IDM 2021 digunakan dalam penetapan perhitungan Dana Desa Tahun 2022 pada alokasi afirmasi dan alokasi kinerja oleh Kemenkeu.

“Keberhasilan dan kelancaran pemutakhiran IDM yang dicapai pada tahun 2021 ini adalah hasil kolaborasi bersama, yang didalamnya terdapat tenaga pendamping profesional dan pemerintah dari level desa, kabupaten dan kota, provinsi sampai pusat serta masyarakat, Swasta, Akademisi, TNI, Polri dan Kejaksaan yang bergerak sesuai kewenangan dan tupoksi masing-masing,” tandas Sugito.