Pendamping Desa Bakal Lebih Profesional

Pendamping Desa
Gus Menteri Pastikan Pendamping Desa Bakal Lebih Profesional

ArjunaNews, Jakarta – Pendamping Desa bakal lebih profesional, ini diungkap oleh Gus Menteri, sapaan Menteri Desa PDTT A. Halim Iskandar, dalam Rapat Pembahasan bersama Komisi V DPR di Gedung Parlemen, Senin (15/3/2021).

Menteri Desa PDTT menghadiri undangan Rapat Kerja Tim Pengawas Perbatasan terkait Program Percepatan Pembangunan Ekonomi pada kawasan Perbatasan Negara sesuai Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2021 di Ruang Rapat Pansus Gedung Nusantara II DPR hari ini.

Dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPR (Ketua Tim Pengawas Rachmat Gobel). Mendes tegaskan komitmen menjalan amanat Presiden Joko Widodo. https://kemendesa.go.id/berita/view/detil/3646/percepat-pembangunan-ekonomi-perbatasan-ini-yang-dilakukan-kemendes-pdtt

Turut hadir Mendagri / Kepala Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan Tito Karnavian, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Kepala Bappenas Suharso Monoarfa.

Pendamping Desa

Kementerian Desa PDTT belum mengadakan rekrutmen Pendamping Desa.

Penegasan ini menjawab soal rumor yang menyebutkan jika Kemendes PDTT tidak lakukan rekrutmen meski ada beberapa wilayah tidak miliki pendamping desa.

Gus Menteri akui sejumlah wilayah alami kekosongan namun tidak lakukan rekrutmen karena ingin meningkatkan kualitas pendamping desa menjadi lebih profesional.

“Kami ingin pendamping desa itu profesional,” kata Gus Menteri.

Aplikasi Daily Report laporan harian Pendamping Desa untuk penilaian kinerja.

Sebelumnya Gus Menteri sudah pernah menyampaikan bahwa Pendmping Desa harus hadir memberikan pendampingan pembangunan desa dan perdesaan. Pedoman Umum Pendampingan Masyarakat Desa

Membuka jalan kerjasama dan kemitraan masyarakat desa, serta dapat memastikan penggunaan dana desa untuk percepatan pencapaian SDGs Desa. Kemudian dalam pendampingan, Gus Menteri mengungkapkan, pihaknya akan fokus pada peningkatan kapasitas terhadap pendamping desa yang ada saat ini.

Peningkatan kapasitas Pendamping Desa melalui Pelatihan, Pemutakhiran data SDGs Desa, Inkubasi Bumdes dan pengembangan investasi desa lainnya.

Selanjutnya, Pengembangan produk unggulan desa dan Kerja sama desa. https://www.kemendesa.go.id/berita/view/detil/3622/begini-cara-kemendes-tingkatkan-kapasitas-pendamping-desa

Bahkan, untuk meningkatkan Kapasitas Pendamping Desa melalui Afirmasi Rekognisi Pembelajaran Lampau bagi pendamping untuk menimba ilmu hingga meraih Pendidikan S1. Selain itu, Pendamping Desa harus tingkatkan kapasitas mandiri mendukung SDGs Desa melalui pendampingan masyarakat Desa. TPP Tingkatkan Kapasitas Dukung SDGs Desa