Dana Desa Simalungun Untuk PKTD & PSDM

PKTD SDM
Kepala Dinas PMPN Simalungun (Drs. Sarimuda AD Purba, MSi), Koord TPP Simalungun (Arjuna, SP) dan Koord TPP Sumut (Ir. Afdi Marwan) pada Raker Pengelolaan Dana Desa 2020 Kemendagri di Medan (02/03/2020)

ArjunaNews, SIMALUNGUN-  Menindaklanjuti intruksi Presiden Jokowi pada Ratas Kabinet tanggal 11 Desember 2019 di Jakarta dan arahan Bupati Simalungun Dr. JR. Saragih, MM terkait Percepatan Penyaluran Dana Desa Tahun 2020,  Dinas PMPN Kabupaten Simalungun melakukan langkah-langkah percepatan.

Dana Desa Tahap I Tahun 2020 mulai disalurkan ke Rekening Kas Desa, demikian disampaikan Kepala Dinas PMPN Simalungun, Sarimuda Purba ketika menghadiri Rapat Kerja Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa 2020 Kementerian Dalam Negeri pada 2 Maret 2020 di Medan.

“Pemerintah Kabupaten Simalungun mendukung penuh kebijakan Presiden Jokowi agar Dana Desa lebih cepat diterima Desa, 28 Februari 2020 sudah dimulai Penyaluran Dana Desa Tahap I Batch ke 1 sebanyak 31 Desa”  tandas Sarimuda. Jokowi: BLTDD & Bansos Tunai Segera Disalurkan

Lebih lanjut Kepala DPMPN tersebut menyampaikan bahwa percepatan penyaluran Dana Desa di Simalungun keberhasilan bersama semua pihak, baik seperti Dinas PMPN, BPKAD, Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Nagori dan Tenaga Pendamping Profesional.

Hal itu juga disampaikan pejabat KPPN yang diumumkan pada saat Raker yang dihadiri Gubsu Edy Rahmayadi memang Kabupaten Simalungun urutan kedua di Sumut dalam penyaluran Dana Desa Tahun 2020, baru 3 kabupaten, yaitu Tapteng, Simalungun dan Tobsa.

Wakil Gubernur Sumut (H. Musa Rajekshah), Kepala Dinas PMD Sumut (Ir. H. Aspan Sopian, MM) dan Koord TPP Simalungun (Arjuna, SP) pada Rakor P3MD Sumut 2020 di Medan (03/03/2020)

Turut menjelaskan, Arjuna (TA-PP) mendampingi Kadis PMPN, bahwa penggunaan Dana Desa Simalungun diprioritaskan untuk PKTD, Pengembangan SDM, dan Pemberdayaan Ekonomi.

Ini sesuai dengan kebijakan umum Dana Desa Simalungun 2020 yang bertujuan untuk:

Meningkatkan pelayanan publik, Mengentaskan kemiskinan, Peningkatan kualitas SDM dan PKTD, Memajukan perekonomian desa dan mengatasi kesenjangan pembangunan antar desa. https://www.kemenkopmk.go.id/padat-karya-tunai-untuk-tangkal-dampak-covid-19-di-desa

Prioritas Penggunaan Dana Desa berdasarkan Permendesa Nomor 11 Tahun 2019 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2020 plus arahan Presiden.

“Prosedur penetapan penggunaan Dana Desa mengikuti proses perencanaan dan penganggaran Desa”.

Dokumennya RPJMDesa, RKPDesa dan APBDesa disusun berdasarkan hasil pembahasan dan dan penyepakatan dalam musyawarah Desa, pengkajian penyelarasan program pembangunan kabupaten. Pencairan Dana Desa Tahap I 2020 sebesar 40% Akan Berdampak Pada Percepatan Pembangunan Desa

Dari Postur APBDes dapat dilihat bahwa kegiatan Dana Desa Simalungun 2020 untuk kegiatan Pembangunan Infrastruktur dengan pola PKTD,

Kemudian pengembangan SDM seperti Posyandu, PAUD, KPM, dan peningkatan kapasitas masyarakat desa serta penyelenggaraan Rumah Desa Sehat”.

Termasuk pemberdayaan Ekonomi seperti pembentukan dan pengembangan Badan Usaha Milik Nagori termasuk peningkatan kapasitas pengelola BUMNag agar kedepan Desa (Nagori) dapat mengelola potensi ekonominya sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Untuk mengatasi kesenjangan pembangunan antar desa dibangun Jaringan Internet dalam upaya mewujudkan Desa Digital mendukung pengembangan Desa Wisata.

Ditempat terpisah, Kabid PEMNAG Dinas PMPN Simalungun Robert Kenedi Silalahi menyampaikan progres kepada Kepala Dinas PMD Provinsi Sumatera Utara seusai pembukaan Rakor P3MD Provinsi Sumatera  Utara 2020 di Hotel Polonia Medan.

“200 Desa sudah posting APBDes, 31 Nagori sudah disalurkan, diupayakan akhir bulan Maret DD Tahap I sudah tersalur ke Desa”

Kepala Dinas PMD Provinsi Sumatera Utara, Aspan Sopian mengapresiasi Pemkab/Kota dalam percepatan penyaluran Dana Desa 2020, salah satunya Kabupaten Simalungun yang urutan ke 2 dari 27 se Sumut.

Hal sama disampaikan Wagubsu Musa Rajekshah saat Rakor P3MD bahwa Pemprovsu berkomitmen membangun desa “Membangun Desa Menata Kota” Sumut Bermartabat.