BUMNAG MAJU BERSAMA: “MENGGERAKKAN EKONOMI MASYARAKAT NAGORI WONOREJO DENGAN KONSEP MODAL SOSIAL”

Badan Usaha Milik Nagori “Maju Bersama” Nagori Wonorejo Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun

SIMALUNGUN – UU Desa mengamanatkan bahwa pembangunan Desa bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa dan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan melalui pemenuhan kebutuhan dasar, pembangunan sarana dan prasarana Desa, pengembangan potensi ekonomi lokal, serta pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan.

Dalam rangka menjalankan amanat UU Desa sesuai kewenangannya Pemerintah Nagori Wonorejo Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun mendirikan Badan Usaha Milik Nagori.

Bumnag “Maju Bersama” Nagori Wonorejo didirikan dalam rangka untuk membina dan meningkatkan perekonimian Nagori serta mengintegrasikannya agar mencapai skala produktif guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat nagori. Demikian penjelasan Bapak Sukesno, Pangulu (Kepala Desa) Nagori Wonorejo.

“Atas pembinaan dari Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagori, dan bimbingan dari Tenaga Pendamping Profesional, kami mendirikan BUMNAG”

Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, BUMNAG Maju Bersama Nagori Wonorejo terus berbenah melalui perbaikan pelayanan dengan peningkatan ekonomi nagori melalui kegiatan inovasi. Demkian disampaikan Direktur Bumnag Maju Bersama, Agus Susanto kepada Tenaga Ahli P3MD Simalungun pada saat kunjungan ke Nagori Wonorejo.

“Terimakasih kepada Ibu Dewi (TA-PED) dan Bapak Arjuna (TA-PP) atas kunjungannya ke Nagori Wonorejo, khususnya Bumnag Maju Bersama, memfasilitasi Bumnag untuk menggali potensi ekonomi dan mengembangkan produk unggulan nagori, yaitu Pembenihan Ikan” ucap Agus. Kadis PMD Sumut: “Melalui PID Kembangkan Produk Unggulan Desa Inovatif”

Arjuna (TA-PP P3MD Kabupaten Simalungun)

Melalui konsep Modal Soaial, Bumnag Maju Bersama memanfaatkan sumberdaya lokal dengan unit Pembibitan Ikan Nila, dimana Bumnag menjalankan usaha perantara yang memberikan jasa pelayanan kepada warga, selain itu juga menjalankan usaha perdagangan denagn memasarkan produksi perikanan masyarakat nagori. https://inovasidesa.kemendesa.go.id/bumnag-maju-bersama-mampu-gerakkan-ekonomi-nagori-wonorejo-melalui-konsep-modal-sosial/

Lebih lanjut, Agus Susanto menyampaikan keberadaan modal sosial menjadi penting dalam penanggulangan kemiskinan karena pengentasan kemiskinan tidak hanya terkait dengan pemenuhan kebutuhan ekonomi, tapi juga perluasan akses terhadap sumber-sumber daya kehidupan yang ditentukan pula oleh ketersediaan jejaring kerja (network) dan saling percaya (mutual trust) di kalangan masyarakat. “Jadi inovasi yang kami lakukan dengan menggerakkan modal sosial yang kami miliki, yaitu jejaring kerja; kepercayaan dan kerjasama”

Menurut Arjuna (TA-PP), konsep modal sosial (social capital) menjadi salah satu komponen penting untuk menunjang pembangunan desa karena dalam model ini, masyarakat desa ditempatkan sebagai subjek penting yang menentukan arah penyelenggaraan pembangunan partisipatif.

Lebih lanjut, Dewi Kariani Silalahi (TA-PED) memberikan apresiasi kepada Bumnag Maju Bersama Nagori Wonorejo dalam upaya mengembangakan ekonomi nagori melalui Bumnag dengan membuat laporan perkembangan unit-unit usaha BUMNag kepada masyarakat melalui Musyawarah Nagori agar pengelolaan transparan akuntabel dan professional.